Anak Kecanduan Gadget? Begini Cara Mendidiknya

cara mendidik anak https://www.facebook.com/FrisoIndonesia/

Cara mendidik anak yang sudah kecanduan gadget mungkin akan terlihat susah, namun jika tidak dicoba untuk dilakukan maka seterusnya anak akan menjadi kecanduan dan tidak fokus terhadap lingkungan sekitarnya dan cenderung kurang bersosialisasi.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa zaman kini teknologi sudah begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari dan tidak dapat terlepas, maka sebaiknya cara adalah dengan menguranginya. Berikut akan dibahas beberapa cara dalam mendidik anak yang sudah kecanduan gadget.

Alihkan Waktu Anak

Anak biasanya menggunakan gadget karena tidak ada hal yang bisa dilakukan, atau dia bosan dengan rutinitas yang ada dan memilih untuk menghabiskan waktu bermain game atau membuka akun sosial medianya. Beruntung jika anak tidak penasaran dengan membuka hal lain yang belum sesuai dengan umurnya, jika ia melakukan hal itu maka sebaiknya Anda alihkan waktunya dengan berbagai kegiatan bermanfaat.

Bagi para orangtua, mengalihkan waktu kosongnya dengan saling bercerita kepada anak atau sekedar bermain dengannya merupakan suatu hal yang dapat membantunya mengurangi konsumsi gadget. Seiring dengan kegiatan bersamanya coba jelaskan juga bagaimana seharusnya teknologi digunakan dan bagaimana dampaknya jika digunakan secara berlebihan dan tanpa batas. Maka ketika Anda melakukan hal ini, akan membuat anak Anda mengerti bahwa gadget dapat menjadi berbahaya bagi dirinya jika digunakan secara terus menerus.

Menerapkan Batasan Waktu

Sebagai orangtua, pastinya Anda memiliki hak dalam mengatur dan menjaga tumbuh kembangnya, Maka cara mendidik anak yang kecanduan gadget berikutnya adalah dengan menerapkan batasan waktu penggunaan gadget. Anak menjadi kecanduan karena mungkin sebelumnya ia menggunakan gadget tanpa dibatasi waktu dan dapat diakses kapan saja. Maka mulailah Anda melakukan perubahan dengan menerapkan batasan waktu penggunaan gadget. Hal ini dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu seperti saat ia makan, atau belajar. Usahakan agar ketika ia melakukan aktifitas lain ia tetap fokus dan tidak terpaku pada gadget. Batasi juga penggunaannya ketika sudah waktunya tidur siang atau tidur di malam hari karena tentunya ketika ia sudah kecanduan gadget, maka ia tidak menyadari bahwa waktu sudah larut dan masih terus menggunakannya.

Berikan Gadget Sesuai Umur

Kecanduan gadget dapat terjadi karena usia anak yang masih dini dan sangat penasaran terhadap berbagai hal. Jika anak anda masih balita atau dibawah 12 tahun maka sebaiknya jangan diberikan gadget sendiri dahulu. Selain karena ia sebenarnya belum begitu membutuhkan, gadget sendiri yang diberikan saat umur anak masib kecil akan beresiko hilang dan disalahgunakan oleh orang lain.

Jika memang harus diberikan karena hal terdesak seperti untuk menelpon meminta jemput dan hal penting lainnya, maka sebaiknya berikan gadget seperti handphone yang hanya bisa untuk menelpon dan mengirimkan sms. Selain dari itu, daripada memberikan gadget untuk anak, berikanlah ia mainan atau benda lainnya yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Berikanlah bola atau robot-robotan untuk anak laki-laki dan boneka atau mainan peralatan masak untuk perempuan. Hal ini dilakukan untuk melatih anak agar mengembangkan saraf motoriknya.

Mengajak Anak Melakukan Kegiatan di Luar

Ketika anak merasa jenuh dengan kegiatan di rumah dan rutinitas yang begitu-begitu saja, maka ia akan kembali bermain gadget yang memberikan hiburan baru bagi dia. Tentunya Anda tidak ingin kan jika anak hanya mengurung diri di kamar dan terus-terusan bermain gadget? Maka cara mendidik anak selanjutnya adalah dengan mengajaknya melakukan kegiatan di luar, baik jika memang Anda ada acara dan mengajaknya ikut serta atau memang sengaja mengajakanya keluar. Tentunya ketika Anda mengajaknya melakukan kegiatan di luar, ajaklah ia untuk bersosialisasi dengan teman-teman seusianya dan memintanya untuk bermain di luar. Kegiatan ini akan membantunya untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman seusianya dan membuatnya menjadi lebih aktif. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah dengan tetap memberikan pengawasan selama anak bermain dan memperhatikan lingkungannya agar anak merasa aman.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*