Ajarkan Suami Ibu Menjadi Ayah ASI

ayah ASI https://www.ibudanbalita.com/

Ada juga istilah ayah ASI. Ibu pernah mendengar istilah ini?

Pada intinya, pemberian ASI eksklusif itu tidak hanya ditentukan oleh ibu dan juga bayi. Ayah pun memiliki pengaruh yang kuat. Itulah mengapa muncul istilah ayah ASI.

Kesimpulannya, agar pemberian ASI eksklusif, diperlukan peran seorang ayah. Suami ibu harus ikut berperan untuk mensukseskan pemberian ASI ekslusif tersebut.

Lalu, bagaimana peran ayah ASI?

Mengajari Suami Untuk Menjadi Ayah ASI

Sangat disayangkan jika seorang suami merasa tidak bisa membantu apapun sehingga semua yang berhubungan dengan perawatan bayi adalah tugas ibu. Apalagi yang berhubungan dengan ASI, seolah-olah ibu lah yang bisa melakukan sesuatu.

Padahal, peran ayah ASI sangatlah signifikan. Seorang ibu bisa saja sangat sehat. Dan bayi pun sudah bisa menyedot ASI sendiri. Sayangnya, banyak ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi 6 bulan hanya karena tidak ada support dari seorang ayah.

Menjadi ayah ASI itu tidaklah sulit.

* Meringankan Stress

Salah satu penyebab kegagalan seorang ibu dalam memberikan ASI eksklusif adalah stress. Kondisi seperti ini membuat produksi ASI menurun.

Stress ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Namu, satu hal yang bisa seorang ayah lakukan, yaitu meringankan stress. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menenangkan ibu ketika sedang dalam masalah, mengurangi intensitas mendengarkan cerita yang negatif, dan mengajak ibu refreshing. Sangat mudah, bukan?

* Membantu Merawat Bayi

Apakah seorang ayah bisa membantu merawat bayi? Tentu saja bisa. Dan yang paling penting adalah membantu mengurus bayi di malam hari.

Sangat sering bayi terbangun di malam hari. Padahal, ibu sudah sangat kecapekan ketika harus mengurus bayi di siang hari. Akibatnya, terkadang ibu susah sekali bangun untuk memberikan ASI.

Di sinilah peran ayah ASI. Ia membantu untuk menggendong bayi serta menempatkan bayi berdekatan dengan ibu agar segera mendapatkan ASI. Jadi, ibu tidak perlu bangun untuk mengambil bayi karena ayah sudah membantu.

Tentu saja tidak seperti itu saja. Pada intinya, suami ibu harus mengerti apa yang ia bisa lakukan untuk membantu ibu dalam merawat bayi.

* Ikut Menjaga Kesehatan Ibu

Kualitas serta kuantitas ASI sangat ditentukan oleh kesehatan seorang ibu. Oleh sebab itu, seorang ayah bisa membantu menjaga kesehatan. Salah satunya dengan cara mencarikan informasi tentang bagaimana agar seorang ibu sukses dalam memberikan ASI.

Banyak referensi yang bisa dijadikan rujukan. Salah satunya di www.ibudanbalita.com. Dengan demikian, tidak hanya ibu saja yang tahu bagaimana menjaga kesehatan, tapi juga ayah.

ASI Ekslusif Itu Tidak Hanya Penting

Ibu pasti sudah tahu bawasannya ASI itu sangat penting untuk bayi. Dengan memberikan ASI, bayi akan tumbuh optimal dan ketika dewasa nanti ia tidak akan mudah sakit.

Namun, bukan itu saja yang seharusnnya menjadi motivasi untuk memberikan ASI ekslusif. Ternnyata, pemberian ASI itu lebih hemat lho daripada memberikan susu formula. Silakan hitung saja berapa uang yang harus disiapkan untuk membeli susu formula tiap bulan. Jelas sangat mahal, bukan?

Oleh sebab itu, seorang suami harus memahami apa tugas ayah ASI. Dengan mengetahui manfaat memberikan ASI eksklusif serta sisi ekonomisnya, sudah bisa dipastikan suami ibu akan sangat mendukung untuk memberikan ASI eksklusif.

Nah, sekarang, beritahu suami ibu untuk mensukseskan pemberian ASI agar ia bisa menjadi seorang ayah ASI.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*