Air Putih Memang Sehat, Tapi Tidak Untuk Tumbuh Kembang Bayi

Tumbuh Kembang Bayi www.ibudanbalita.com

Kebanyakan orang tua dulu yang sembrono dengan memberikan semua jenis makanan dan minuman. Padahal usia bayi masih di bawah 6 bulan. Ibu yang tahu tentang tumbuh kembang bayi pasti tidak akan memberikan makanan atau minuman selain ASI. Sayangnya, banyak yang tidak menghiraukan hal ini.

Banyak ahli kesehatan bayi yang semakin gencar mengkampanyekan pemberian ASI eksklusif. Tidak lain bertujuan agar perkembangan bayi lebih optimal. Dan tidak ada minuman apapun yang masuk ke dalam perut si kecil kecuali ASI jika usianya masih di bawah 6 bulan.

Bagaimana dengan air putih? Apakah tetap tidak boleh? Sebenarnya tidak boleh meskipun banyak yang menganggap air sangat dibutuhkan oleh tubuh si kecil.

Untuk lebih detailnya, berikut ini penjelasan ilmiahnya.

Bayi Tidak Boleh Minum Air Putih

Sekilas tidak masalah. Toh itu hanya air putih. Dan bukannya air putih itu sangat baik untuk kesehatan, tak terkecuali kesehatan bayi? Sayangnya, menurut ahli kesehatan tidak demikian.

Ada tiga alasan kenapa bayi usia di bawah 6 bulan sebaiknya tidak minum air putih.

  1. Mengganggu Proses Penyerapan Nutrisi

Bayi usia di bawah 6 bulan hanya mendapatkan nutrisi dari ASI. Pasalnya, nutrisi di dalam ASI sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi.

Sayangnya, penyerapan nutrisi dari ASI tersebut akan terhambat jika ibu memberikan air putih kepada si kecil. Ibu bisa bayangkan sendiri kan bagaimana tumbuh kembangnya akan terhambat jika nutrisi dari ASI tidak bisa diserap dengan baik.

  1. Mogok Minum ASI

Ada beberapa bayi yang akhirnya tidak mau mengkonsumsi ASI setelah terbiasa minum air putih. Kasus semacam ini mirip dengan bayi yang menolak ASI setelah terbiasa minum susu formula.

Itulah mengapa bayi usia di bawah 6 bulan sebaiknya tidak mendapatkan apapun selain ASI. Sekalipun itu air putih, sebaiknya tidak. Dikhawatirkan bayi mogok minum ASI dan ini menjadi pertanda buruk bagi perkembangan bayi.

  1. Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan bisa disebabkan oleh masuknya bakteri ke dalam tubuh si kecil. Hal ini bisa saja terjadi jika ibu memberikan air putih yang ternyata tidak benar-benar steril.

Belum lagi masalah kesiapan sistem pencernaan si kecil. Bayi usia di bawah 6 bulan belum memiliki sistem pencernaan yang bagus untuk mencerna makanan atau minuman selain ASI. Gangguan pencernaan yang sangat mungkin terjadi jika ibu memberikan air putih kepada si kecil adalah diare.

Mungkin saja ada masalah lain yang disebabkan oleh air putih yang dikonsumsi oleh bayi di bawah 6 bulan. Ibu bisa tanya dengan pakarnya secara langsung di www.ibudanbalita.com.

Dua Tahap Pemberikan Air Putih

Sebenarnya, ketika bayi sudah berusia 6 bulan, pemberian air putih juga harus dijaga. Ada dua tahap pemberian air putih kepada bayi.

Jika usianya sudah 6 bulan, ibu bisa berikan air putih sebanyak 60 hingga 120 cc dua kali sehari. Jika usianya sudah mencapai 1 tahun, ibu bisa memberikan lebih dari 120 cc per hari.

Yang pasti, ketika usianya di bawah 6 bulan, hanya ASI yang boleh masuk ke dalam perut. Sebaiknya ibu tidak dengarkan apa kata orang tua dahulu. Ibu harus mendengarkan apa kata pakar kesehatan bayi. Berikan ASI eksklusif kemudian siapkan program pemberikan MPASI ketika usianya sudah 6 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*