Air Ketuban Dengan Keputihan Beda Lho

ibu hamil dan air ketuban www.ibudanbalita.com

Sudah banyak yang membahas tentang air ketuban. Banyak kasus di mana nyawa bayi di dalam kandungan akhirnya tidak bisa terselamatkan lantaran air ketuban merembes.

Hal inilah yang membuat seorang ibu hamil was-was. Sayangnya, tidak banyak yang bisa membedakan antara air ketuban dengan keputihan. Cairan yang keluar sedikit-sedikit dan membekas pada celana dalam ibu bisa saja bukan air ketuban, melainkan keputihan. Jadi, ibu tidak perlu khawatir.

Lalu, bagaimanan cara membedakan kedua cairan ini?

Beda Warna

Sebelumnya, ibu harus tahu keputihan tidak hanya terjadi pada wanita yang tidak sedang hamil ya. Ibu yang sedang keadaan hamil pun bisa mengalami keputihan. Ini merupakan hal yang wajar.

Namun, terkadang banyak wanita hamil yang tidak bisa membedakan apakah yang keluar dari vagina adalah cairan ketuban atau keputihan. Jika itu merupakan keputihan, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Lain hal jika ternyata yang keluar air ketuban. Apalagi jiak air ketuban tersebut keluar semakin banyak. Ibu perlu segera konsultasi dengan dokter kandungan.

Lalu, apa yang membedakan antara air ketuban dan keputihan?

Hanya dari warnanya saja. Keputihan memiliki warna yang cenderung putih pekat. Ibu tahu bagaimana warna susu? Itulah warna keputihan yang keluar dari vagina.

Berbeda dengan air ketuban. Warnanya jernih. Hanya saja, jika cairan tersebut sudah menempel pada celana dalam, memang sangat sulit untuk membedakan. Kelihatannya tidak ada bedanya antara air ketuban dengan keputihan.

Dan satu hal yang bisa membedakan. Keputihan merupakan cairan yang mengeluarkan bau sementara air ketuban tidak bau. Sekarang sudah jelas, bukan?

Yang terpenting lagi adalah bagaimana ibu mencegah air ketuban merembes.

Pencegahan Agar Air Ketuban Tidak Merembes

Satu hal yang harus ibu ketahui bawasannya kekurangan air ketuban bisa mengakibatkan bayi mengalami keguguran lho. Dan ini bisa terjadi bukan hanya disebabkan oleh air ketuban yang merembes saja.

Di situs www.ibudanbalita.com, pakar kesehatan ibu hamil sudah menjelaskan tentang faktor apa saja yang menyebabkan air ketuban merembes. Namun, yang paling harus dilakukan adalah mengkonsumsi air putih lebih banyak. Walaupun air ketuban merembes, bisa dipastikan air ketuban tidak kurang yang bisa berujung pada tingginya tingkat keguguran.

Namun, yang tak kalah penting dari sekedar pencegahan air ketuban merembes adalah bagaimana agar air ketuban tetap jernih. Beberapa bayi dilahirkan dengan penyakit kuning lantaran ketika masih ada di dalam rahim bayi tersebut berada di air ketuban yang tidak jernih.

Lalu, bagaimana cara menjernihkan? Pertama dengan mengkonusmsi air putih dan yang kedua mengkonsumsi air kelapa muda. Cukup itu saja.

Menjaga kesehatan janin di dalam kandungan tidak hanya cukup dengan mengkonsumsi makanan sehat setiap hari. Ibu harus juga memperhatikan air ketuban. Konsultasi dengan dokter kandungan satu bulan sekali bisa dijadikan cara yang paling tepat untuk mengontrol bagaimana kondisi air ketuban.

Beberapa ibu hamil terpaksa harus dipacu. Itu artinya bayi di dalam kandungan terpaksa dilahirkan lantaran air ketubannya tidak cukup hingga HPL (hari perkiraan lahir) tiba. Jangan sampai hal ini terjadi pada ibu ya.

Jaga kondisi kesehatan. Luangkan waktu untuk melakukan senam ibu hamil atau yoga ibu hamil. Perbanyak mengkonsumsi air putih juga mencari jara yang tepat untuk menjaga air ketuban. Jika ibu merasakan air ketuban merembes, segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*