Ada Bayi yang Menendang Sangat Keras, Tahu Kenapa?

Friso www.friso.co.id
Friso

www.friso.co.id

Bayi yang ketika masih di dalam rahim sering menendang itu pertanda baik. Bagaimana jika ibu belum pernah merasa ada tendangan yang dilakukan oleh bayi yang ibu kandung?

Tentu harus ada pemeriksaan lebih lanjut. Ketika ibu tidak merasa ada tendangan dilakukan oleh bayi itu bukan berarti itu pertanda buruk.

Tendangan dan Persepsi

Sebenarnya tidak ada patokan atau standar apakah bayi melakukan tendangan yang keras atau lemah. Karena hal tersebut bisa dipengaruhi oleh persepsi ibu.

Begitu juga jika ibu belum merasakan tendangan. Ibu saja yang tidak merasakan tendangan padahal bayi menendang. Hanya saja tendangannya mungkin sangat lemah.

Itulah mengapa ibu tidak perlu terlampau khawatir jika ibu tidak merasakan tendangan dilakukan bayi. Ada kemungkinan tendangan sangat lemah dan ibu benar-benar tidak merasakan hal tersebut.

Oleh sebab itu, akan lebih baik jika ibu konsultasikan dengan dokter kandungan. Pemeriksaan USG pun sangat diperlukan untuk mengetahui dengan betul apakah ada pergerakan yang dilakukan oleh bayi atau tidak.

Bayi Menendang Sangat Keras. Apa Artinya?

Yang pasti, ibu harus sangat berbahagia jika bayi yang ibu kandung menendang sangat keras. Setidaknya ada dua hal yang bisa disimpulkan.

Yang pertama, kondisi kesehatan bayi baik. Pasalnya, memang secara umum bayi di dalam kandungan dikatakan sehat jika sudah bisa beraktivitas. Dan aktivitas yang bisa ia lakukan ketika masih ada di dalam kandungan tidak lain adalah menendang-nendang.

Yang kedua, kondisi saraf dan fisiknya sudah bagus. Tendangan yang dilakukan oleh bayi bukan tanpa alasan. Tendangan yang ia lakukan disebabkan adanya stimulus. Ibu bisa coba dengan mengelus perut atau bernyanyi. Maka, bayi biasanya akan mereson dengan menendang-nendang. Itu artinya perkembangan saraf sudah sangat baik.

Selain itu, itu juga menunjukkan perkembagan fisiknya bagus. Organ tubuhnya sudah berkembang dengan baik khususnya tangan dan kaki.

Namun, sekali lagi, jika ibu tidak merasakan tendangan atau jarang merasakan ada tendangan, itu belum pasti bayi mengalami masalah dalam perkembangannya. Ibu perlu mengecekan lebih mendalam dengan melakukan pemeriksaan USG.

Tendangan Berbeda-Beda

Mungkin selama ini ibu hanya merasakan bayi yang ibu kandungan melakukan tendangan saja. Akan tetapi, tidak itu saja yang bisa ia lakukan.

Bayi di dalam rahim juga bisa memukul. Ia juga membalikkan badan. Hanya saja, kebanyakan ibu merasakan ada gerakan dan umumnya mereka merasakan seperti tendangan.

Apakah ada arti tersendiri dengan berbedaan gerakan tersebut? Tidak ada. Itu merupakan gerakan yang sangat alami.

Ketika usia kandungan semakin tua, ibu akan semakin sering merasakan si kecil di dalam rahim melakukan gerakan. Hal ini disebabkan bayi sudah lebih besar dan rahim terasa sempit. Ia sering mengerakkan kaki dan tangannya karena merasa tidak leluasa bergerak.

Sekarang, berapa usia kehamilan ibu? Jika sudah mencapai usia kehamilan trimester ketiga, sepertinya ibu perlu untuk memulai program untuk meningkat kebugaran. Apalagi jika ibu berencana untuk melakukan persalinan secara normal.

Pada intinya, ibu harus menjaga kebugaran agar tubuh ibu bisa siap untuk melahirkan bayi secara normal. Ada banyak tips di www.friso.co.id yang bisa ibu pratekkan untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

Di situs tersebut, ibu juga bisa konsultasi secara online dengan pakar kesehatan ibu hamil agar ibu bisa mendapatkan jawaban secara langsung dengan ahlinya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*