6 Tips untuk Memahami Psikologi Anak

Psikologi anak

www.johnsonsbaby.co.id

Sebagai orang tua, memahami sifat anak memang sesuatu yang harus dilakukan mulai dari hari pertama bayi Anda lahir sampai ia tumbuh menjadi manusia dewasa. Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga tidak bisa dibanding-bandingkan dengan anak lainnya karena hal ini berkaitan erat dengan kondisi psikologi anak. Memang terkadang sulit untuk mengerti dan memahami apa yang dia inginkan tetapi si ibu juga harus berusaha untuk mengerti dan tidak egois agar tercipta hubungan yang harmonis dengan si kecil.

Bagi orang tua yang ingin lebih mengerti bagaimana cara memahami psikologis anak, berikut ini akan dijelaskan tips-tipsnya. Simak yuk.

1. Berusaha Memahami Tipe Emosional Anak

Biasanya anak yang masih kecil itu memiliki sifat yang tidak sabaran. Namun, sebenarnya sebagai orang tua bisa memberi pengertian secara perlahan agar ia menjadi orang yang lebih sabar. Oleh karena itu, sebaiknya pahami psikologi anak dan jangan gunakan amarah ketika si kecil mulai menunjukkan sikap emosinya.

2. Bedakan Peran Sebagai Ibu dan Sebagai Teman

Memang ada baiknya Anda dapat memposisikan diri sebagai ibu dan sebagai teman. Sang ibu seharusnya dapat meluangkan waktu lebih banyak bersama dengan buah hati agar hubungannya tetap harmonis dan akrab. Waktu yang dihabiskan dapat membuat sang ibu terlibat dalam kehidupannya, sehingga sang anak pun merasa nyaman ketika bercerita pada ibunya tentang masalah yang tengah dihadapinya. Dan ibu bisa memberi masukan yang berguna untuk memecahkan masalah tersebut.

3. Dengarkan Pendapat Anak

Tidak hanya ibu saja yang ingin didengarkan ceritanya oleh si anak tetapi si anak pun juga menginginkan sang ibu untuk mendengarkan dan memahami apa yang mereka rasakan. Alangkah lebih baiknya setelah mendengarkan cerita tersebut, beri respon dan masukan untuk menyelesaikan masalah itu. Apabila yang diceritakan oleh anak tidak sesuai atau mungkin tidak baik, maka jangan langsung menyalahkannya. Berikan pengertian dan tetap menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka dan menyayangi mereka. Selain itu, untuk memahami psikologi anak, jangan gunakan nada keras atau tinggi pada anak. Hal ini hanya akan membuat anak merasa takut untuk bercerita lagi pada ibunya.

4. Ibu Selalu Ada untuk Anak-Anak

Sebagai seorang ibu, memang penting untuk mengetahui apa saja aktivitas yang mereka lakukan baik di rumah maupun lingkungan di luar rumah. Selain itu, sebaiknya Anda juga perlu untuk mengetahui apa yang sedang mereka sukai bahkan nama teman-teman main mereka. Dalam proses pengembangan diri, si anak selalu membutuhkan sosok ibu. Di sinilah peran penting ibu karena yang mereka inginkan adalah si ibu bisa selalu hadir untuk dirinya.

5. Berikan Ruang Gerak Pada Anak

Tips memahami psikologi anak selanjutnya adalah dengan memberikan ruang gerak bagi anak untuk menjalani segala hal yang dia sukai. Namun, ada baiknya Anda tetap harus mengontrol dan membimbingnya ketika si anak melakukan aktivitas tersebut. Jangan terlalu memaksa kehidupan anak Anda untuk selalu menuruti semua kemauan Anda karena si anak pun memiliki cita-cita untuk masa depannya.

6. Berusaha Menepati Janji Pada Anak

Untuk mengajarkan anak supaya tidak memiliki sifat ingkar janji, maka Anda harus menerapkannya mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Berusahalah untuk selalu menepati janji kepada si anak supaya si anak dapat terus percaya kepada ibunya. Secara tidak langsung, si anak juga akan menerapkan hal itu kepada ibunya bahkan kepada orang lain.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*