6 Tanda Gigi Sehat Anak anda Patut Dipertanyakan

Gigi sehat www.listerine.co.id
Gigi sehat

www.listerine.co.id

Bahkan sebelum anak laki laki atau perempuan anda mendapatkan gigi pertama mereka, ada baiknya mulai berinvestasi demi gigi sehat si kecil. Perawatan gigi membantu anak terhindar dari gigi berlubang.

Mulai dari awal dengan mengajarkan gosok gigi dan flossing sangat membantu membiasakan anak merawat gigi sejak dini. Perlu diingat 10 tanda berikut ini menandakan kapan permulaan pelatihan perawatan gigi sehingga nantinya anak tumbuh besar dengan gigi yang cemerlang.

  1. Tumbuh gigi pertama

Begitu anak menunjukkan tanda tanda tumbuh gigi maka ini saatnya anda berinvestasi kesehatan gigi anak. Gunakan kain basah bersih untuk menggosok gusi anak. Dengan demikian anak anda akan membiasakan diri merawat gigi sejak usia muda.

  1. Gigi pertama muncul

Ketika gigi anak benar benar muncul, saatnya mengganti kain dengan sikat gigi dan pasta gigi. Pilihlah sikat yang lembut untuk gigi anak. Berilah sedikit pasta gigi pada sikat dan bersihkan mulut anak anda dengan lembut. Bahkan anda bisa menyikat gusi. Berikan anak anda sikat gigi khusus sehingga anak paham bagaimana perawatan gigi.

  1. Gigi gigi bermunculan

Kini anak anda sudah memiliki lebih dari dua gigi berdampingan satu sama lain ? ini saatnya anda mengajarkan penggunaan flossing. Kenapa? karena Floss membantu anda mengeluarkan makanan yang terjebak di antara gigi si kecil. Ketika sisa makanan sudah keluar, akan terasa lebih mudah bagi anak untuk menggosok gigi. Flossing hanya memakan waktu kurang dari satu menit, jika berkenan anda bisa membeli floss berperisa vanilla atau bubble gum agar rutinitas floss terasa lebih menyenangkan dan tidak kaku.

  1. Gigi anak berhimpit satu sama lain

Apabila gigi anak anda terlalu rapat satu sama lain, dokter gigi anak mungkin menyarankan perawatan orthodontic. Perawatan orthodontic adalah suatu metode untuk membantu merapihkan gigi. Pada perawatan ini bertujuan membuat ruang diantara gigi sehingga tidak berkumpul terlalu rapat. Dengan gigi yang rapih akan lebih mudah untuk membersihkan dan tetap sehat. Mungkin anak anda akan membutuhkan kawat gigi untuk membantu merapikan gigi. Jangan khawatir, kawat gigi bisa dimodifikasi dengan banyak warna agar anak lebih percaya diri. Dokter gigi akan memasang kawat gigi di depan dan gigi belakang dan anak hanya perlu memeriksakan kondisi dan perkembangan kawat gigi setidaknya sebulan sekali.

  1. Rasa sakit

Jika anak mengeluh ada satu gigi saja terasa ngilu, ada baiknya segera bawa anak anda ke dokter gigi. Dengan demikian dokter gigi bisa menganalisa apakah ada lubang di gigi yang menyakiti anak. Jika memang ada, gigi anak akan ditambal. Berbeda dengan rumor yang beredar, tambal gigi tidak menyakitkan dan umumnya pilihan warna tambal gigi akan sama dengan warna gigi sehingga anak pun tidak akan sadar dimana letak tambal gigi. Mengisi ruang lubang di gigi dengan tambal mencegah adanya kerusakan gigi lebih lanjut ke depannya.

  1. Sensitif

Anak anda sering mengeluh sakit ketika memakan es krim atau menikmati secangkir coklat panas? Maka itu adalah tanda gigi sensitif atau bahkan lubang gigi. Ketika anak memiliki gigi sensitif, sangat wajar bagi ia untuk makan atau minum segala sesuatu yang panas, dingin, atau bahkan manis. Anda bisa berinvestasi perawatan gigi seperti metode fluoride yang bertujuan mengurangi sensitivitas gigi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*