3 Tips agar anak cerdas

Tips agar anak cerdas www.awalsehat.nestle.co.id

Buah hati memakai tas lengkap dengan seragam sekolah, cium tangah bunda ayah sebelum berangkat menempuh pendidikan, dan menikmati masa masa pembelajaran, benar – benar hal yang didambakan kebanyakan orang tua atau bahkan anda sendiri. Supaya gambaran ini terwujud, maka tanggung jawab dan usaha tidak hanya pada anak namun juga orang tua. Beruntung sekali, Tips agar anak cerdas berikut ini akan membantu anda dan anak anda meningkatkan kemungkinan anak anda lebih mudah mencerna pelajaran di sekolahnya. Tenang saja, tips agar anak cerdas mudah dilakukan, dan mungkin beberapa akan bikin kaget karena bertentangan dengan kepercayaan yang beredar selama ini !

  1. Tidak usah ke sekolah terlalu pagi

Pemandangan bunda atau ayah terburu-buru mengantarkan anak setidaknya 2 jam atau bahkan 4 jam lebih awal ke sekolah tentu sudah biasa di tanah air tercinta ini. Seolah olah semakin pagi anak datang, maka kemungkinan nilai anak naik akan semakin tinggi, padahal menurut salah satu penelitian di Ontario, Kanada, datang terlalu pagi ke sekolah tidak menjamin nilai anak melambung ke angkasa.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, anak anda sudah cukup lelah dengan banyak tugas rumah dan tekanan belajar, apalagi di era modern seperti ini dimana anak Indonesia membawa tas jauh lebih berat dibanding kemampuannya. Alhasil, meski anak sudah tidur awal sekalipun, pikiran anak sejatinya sangat capek, sehingga anak membutuhkan waktu tidur lebih lama. Kenyataan yang terjadi, malah anak dipaksa bangun terlalu pagi dan diminta cepat cepat berangkat ke sekolah, hal inilah yang membuat anak anda semakin stress dan lelah.

Yang kedua, cobalah anda sesekali melihat sekeliling anda atau bahkan anda sendiri. Ketika jam sekolah masih lama dimulai, akan banyak pemandangan orang orang menguap, berjalan gontai, tak ada semangat hidup sama sekali. Anda sendiri bisa jadi terlihat seperti tidak tidur seminggu, dengan kondisi panik takut terlambat. Bisa anda kira kira apa yang anak anda rasakan ? Tubuh anak anda sudah berjuang untuk bangun, niat anda memberi semangat pagi, apa daya lingkungan tidak mendukung. Malah aura negatif yang diterima anak.

Disarankan untuk mengantarkan anak paling cepat sejam sebelum sekolah masuk serta mendaftarkan anak anda di sekolah terdekat jika memang macet menjadi kendala utama anda setiap pagi. Anda bisa memasak sarapan dengan lebih tenang, dan anak anda pun bisa beristirahat lebih lama. Orang orang di lingkungan sekolah juga sedang dalam fase ‘mengumpulkan nyawa’ kok, jadi anda tidak perlu khawatir berlebihan. Biasanya istirahat yang cukup bukan saja daftar tips agar anak cerdas tapi juga membuat anak lebih mudah untuk diajak bersahabat dan negoisasi dengan orang tua maupun sekitarnya.

2. Buka korden

Anda mungkin hidup di tengah kota, hiruk pikuk ramai, dengan polusi dimana mana. Akan tetapi ada satu hal yang semua daerah miliki, yaitu sinar matahari. Ya, dari sabang sampai merauke cahaya matahari akan tetap terlihat tanpa mengenal siapa dan dimana anda. Karenanya, jangan malu dengan matahari, jangan menjadi anti surya, daripada menyalakan lampu pagi pagi (terlebih listrik lumayan merogoh kocek) lebih baik bukalah korden atau penutup jendela anda. Biarkan sinar surya masuk ke dalam, menyambut anak anda di pagi hari.

Kembali pada fakta, hasil penelitian di Ontario, Kanada. Murid yang mendapat asupan cahaya sinar matahari, memiliki kemungkinan 25 persen lebih tinggi dalam ujian sekolah, sedangkan sekolah dengan jendela kaca besar, dimana sinar matahari bisa menemani aktivitas murid – murid, membuat anak belajar 15 sampai 23 persen lebih cepat dibanding bangunan sekolah dengan struktur jendela yang kecil. Cahaya yang terang dari sinar matahari membuat mata anak lebih mudah menangkap isi tulisan dalam buku, sehingga mempermudah otak untuk menyerap informasi.

Karena sinar sang surya menebar kehangatan, tidak hanya tumbuhan saja yang terbangun membalas salam surya, tapi mood anak juga meningkat. Hanya dengan satu langkah mudah, tak disangka sangka, seperti membuka tirai jendela saja, sudah bisa membuat anak anda selangkah lebih maju dibanding diam tanpa melakukan apapun sambil melihat anak anda berjuang sendiri.

3. Hargai usaha anak

Sejak jaman dahulu kala, telah tertanam di bawah alam sadar bahwa nilai 100 adalah pencapaian yang wajib, kalau bisa semua ujian harus dilalui dengan nilai 100 terpampang jelas di pojok atau bawah kertas ujian. Jika anda gagal maka anda kurang mampu menyerap pelajaran. Hal ini harus diubah.

Banyak pemandangan yang memperlihatkan anak dimarahi dan dianggap kurang pintar hanya karena nilai anak di bawah 100. Padahal, dengan memarahi, meremehkan anak ketika dirinya dapat nilai 100 kebawah, tidak akan mendorong anak untuk dapat nilai 100 dengan cara yang baik. Malah, anak anda bisa membangkang, atau mencari jalan tidak benar agar dapat nilai 100. Biar tidak kena omel orang tua katanya.

Percuma saja, jika terlihat bagus di laporan sekolah, namun karakter anak telah rusak. Alih alih menuding anak malas belajar ketika tidak meraih nilai sempurna, hargailah anak anda. Tidak perlu memarahi. Bimbing anak anda dengan kasih sayang, ajaklah belajar dengan halus, sehingga anak anda merasa bahwa belajar itu menarik bukan sesi seram. Tips agar anak cerdas berasal dari hati bukan sekedar hasil akhir di raport.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*