3 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Kehamilan Muda agar Tidak Keguguran

menjaga kehamilan muda www.facebook.com/ibudanbalita

Menjaga kehamilan muda agar tidak keguguran itu gampang-gampang susah. Kenapa? Karena caranya sangat mudah namun terkadang banyak lalai dan akhirnya mengabaikan hal-hal kecil yang bisa berpotensi mengakibatkan keguguran. Untuk itu, penting sekali memperhatikan apa saja yang bisa berpotensi mengakibatkan keguguran. Dan akan lebih baik jika ibu mengetahui bagaimana cara menjaga kehamilan.

Sebenarnya, ada dua hal yang menjadi penyebab keguguran pada masa hamil muda. Sebelum ibu mengetahui 3 hal untuk menjaga kehamilan, ibu harus tahu dulu penyebab keguguran pada masa kehamilan muda.

Penyebab Keguguran Pada Masa Hamil Muda

Yang pertama, masalah kromosom. Ibu pasti masih ingat pelajaran pada waktu SMA atau kuliah jika kebetulan ibu belajar tentang biologi. Kromosom merupakan blok DNA yang terdiri dari satu set instruksi rinci yang menentukan beberapa hal seperti warna kulit, warna mata, rambut, dan lain sebagainya. Kadang kali, jumlah kromosom tersebut terlalu sedikit atau terlalu banyak sehingga membuat janin tidak berkembang normal. Akhirnya, terjadilah keguguran

Yang kedua, masalah plasenta. Orang Jawa mengatakan plasenta sebagai “sedulur” atau saudara karena plasenta inilah yang menemani perkembangan janin sejak awal sampai lahir. Menurut medis, plasenta memiliki tanggungjawab untuk menyalurkan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Jadi, jika plasenta tidak sehat, maka nutrisi tidak bisa disaluarkan ke janin.

Dari penjelasan tersebut, maka diperlukan cara untuk menjaga kehamilan muda agar tidak keguguran.

Cara Menjaga Hamil Muda

Berikut 3 hal yang harus ibu perhatikan untuk menjaga kehamilan muda.

Yang pertama, hindari merokok. Merokok bisa membuat plasenta tidak bisa bekerja dengan baik. Bahkan, orang Yahudi akan mematikan rokoknya jika di sebelahnya ada seorang wanita hamil. Kesadaran mereka akan bahaya merokok sudah sangat tinggi sehingga mereka menganggap perokok pasif pun akan mendapatkan efek negatif.

Oleh karena itu, hindari rokok atau menjauhlah dari orang yang rokok ketika ibu hamil muda. Hal tersebut sangat berbahaya bagi perkembangan janin. Bahkan, ada kemungkinan janin akan keguguran.

Menghindari Makanan Mengandung Lemak

Daging sapi memang enak dan bergizi. Bahkan, daging sapi katanya memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Namun, tahukah ibu bahwa daging sapi juga mengandung lemak jahat? Itulah mengapa dokter kandungan tidak manyarankan ibu hamil muda mengkonsumsi daging sapi. Alasannya, lemak akan mengakibatkan kegemukan dan kegemulakan akan membuat kinerja plasenta tidak baik. Salah satu masalah pada plasenta adalah kegemukan.

Jangan Mengkonsumsi Kopi

Apakah ibu merupakan wanita karir yang sering membawa pulang pekerjaan dan lembur di malam hari? Kebiasaan pekerja yang lembur adalah minum kopi. Kopi dijadikan sebagai minuman yang membuat mereka terjaga hingga larut malam sehingga pekerjaan bisa diselesaikan.

Akan tetapi, kopi berimbas buruk pada kesehatan ibu hamil dan bisa saja janin yang ada di dalam kandungan tidak berkembang dan akhirnya keguguran. Untuk itu, apapun alasannya, sebaiknya ibu hamil muda menghindari kopi. Jika ingin tetap terjaga, ibu bisa mengganti kopi dengan teh hijau yang juga mengandung kafein namun dalam kadar yang sangat rendah.

Jadi, menjaga kehamilan muda itu sebenarnya mudah. Sayangnya, kebiasaan dengan pola hidup yang kurang baik membuat ibu hamil merasa terkekang lantaran merasa dilarang untuk mengkonsumsi apapun. Padahal, ada banyak sekali makanan lezat dan enak yang bisa ibu konsumsi untuk menjaga kehamilan muda agar tidak keguguran.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*