3 Cara agar ASI cepat keluar

Sebagai orang tua yang tulus sayang pada anak anaknya, tentu senantiasa menginginkan yang terbaik. Pendidikan yang bagus, kebahagiaan hati anak anak, bahkan saat masih bayi sekalipun bunda dan ayah selalu ingin anaknya mendapatkan yang terbaik, termasuk urusan gizi.  Air susu ibu telah terbukti selama berabad abad menjadi jalan pemberi gizi yang baik, hanya saja tidak semua wanita mampu mengeluarkan air susu ibu secara langsung. Cara agar ASI cepat keluar ada beragam dengan resiko yang berbeda beda pula. Beruntung sekali, disini telah dikerucutkan hingga 3 cara agar Asi cepat keluar beserta resiko cara agar ASI cepat keluar.

Sebelum memulai proses ‘pengeluaran air susu bunda’, mari dipahami terlebih dahulu dari mana air susu ibu berasal. Terlepas dari bentuk air susu ibu yang sangat simpel, hanya cairan berwarna putih, ternyata pembuatannya tidak semudah produk akhirnya. Senyawa pendorong produksi air susu ibu ada 3 yaitu estrogen, progesterone, dan prolactin. Ketiga hormon tersebut akan muncul dan bekerja secara otomatis ketika bunda hamil, terutama prolactin sebagai pemegang kunci produk susu akan muncul saat rahim ibu mulai mengandung. Jika selama masa kehamilan air susu ibu tidak kunjung keluar sampai dengan usai melahirkan anda tidak perlu khawatir dan cemas. Memang biasanya membutuhkan waktu sampai air susu benar benar keluar, dan normalnya tidak akan sampai berbulan bulan mengingat bayi akan cepat haus pada saat baru lahir, meminta air susu ibu.

Cara pertama dan paling alami adalah memijat mijat payudara bunda setiap hari bahkan saat hari pertama anda dinyatakan hamil. Teknik memijat tidak sesulit yang dibayangkan. Jika anda sering melakukan tes payudara seharusnya tidak ada masalah karena gerakan yang digunakan mirip mirip. Jangan lupa untuk menekan nekan putting payudara dan menggosok gosok area puting payudara menggunakan jempol dan jari telunjuk karena hal ini membuat badan merasa seperti saat bayi mengisap susu dari payudara. Tentu saja, karena masih menggunakan jalan alami dengan resiko rendah, anda tidak bisa mengharapkan hasil instant langsung jadi begitu, anda musti sabar dan tekun melakukannya. Terlebih karena pijatan ini dilakukan setidaknya 8 kali setiap hari selama 20 menit tiap sesi.

Pegal, dan ada kemungkinan payudara anda akan merasa capek tapi anda harus berjuang untuk menyambut kelahiran si kecil. Belilah peringan rasa sakit yang bisa anda temukan atau konsultasi ke dokter, untuk menemukan obat guna meringankan rasa sakit di payudara. Apabila bunda berkenan, bunda bisa meminta bantuan ayah dalam proses pijat memijat agar bunda tidak capek sendirian, tentu saja bunda dan ayah harus memastikan sesi pijat payudara tidak akan berubah menuju arah yang lebih seksual.

Bila sudah dekat dengan kelahiran, bunda mungkin sadar payudara akan membesar, karena memang air susu ibu seharusnya sudah mulai bisa keluar pada tahap ini, hanya saja beberapa air susu ibu tidak bisa menemukan jalan keluar sehingga bunda harus mendorong susu keluar. Agar mencapai hal ini bunda cukup tiduran dengan payudara menggantung di lantai, sambil terus memijat seolah sedang mendorong isi pasta gigi keluar, jangan terlalu keras, lembut lembut saja. Lakukan perlahan tapi pasti hingga anda merasa ada air susu ibu yang keluar dari payudara bunda.

Cara kedua sedikit mirip dengan cara pertama hanya mengurangi tenaga yang di keluarkan. Apabila anda atau pasangan senang melihat produk produk kehamilan, mungkin anda pernah melihat pompa payudara. Ya, pompa payudara sebenarnya dibuat untuk memompa susu keluar agar bisa diletakkan dalam botol dan diberikan pada bayi nantinya. Ternyata, pompa payudara juga mampu membantu stimulusasi air susu ibu. Seperti cara alami sebelumnya, hanya saja kali ini bunda tidak memijat namun hanya memompa. Terus pompa dan pompa payudara anda sampai ada air susu ibu yang keluar. Kekurangan atau resiko dari pompa payudara tentu saja bisa merusak struktur otot payudara bunda tapi tidak semua bunda mengalami resiko yang satu ini. Cara yang serupa bisa diterapkan ketika bayi lahir, yaitu dengan membiarkan bayi mengisap ngisap puting payudara meski belum ada susu keluar sekalipun.

Cara ketiga merupakan cara paling cepat namun juga memiliki resiko yang harus mampu dikontrol oleh bunda. Seperti yang kita tahu, ada 3 hormon pendorong produksi air susu bunda, dan hormon hormone tersebut akan keluar jika bunda sudah hamil secara alami. Nah, cara ketiga sedikit melawan hukum alam, yaitu dengan meminum pil hormon. Terutama pil hormon prolactin. Dengan demikian tubuh akan menganggap bahwa bunda sedang mengandung dan ini saatnya memulai proses produksi susu. Karena memakai pil, nantinya prolactin tidak ada di uterus namun langsung di kelenjar payudara. Cara ini banyak digunakan oleh wanita mandul, atau wanita yang tidak ingin hamil namun sedang dalam proses adopsi bayi. Tentu saja, karena bukan cara alami resiko yang ditanggung cukup tinggi. Berhubung pil hormon ‘menipu’ tubuh agar disangka hamil, anda tentu akan merasa seperti hamil.

Nafsu makan anda akan naik berkali kali lipat karena tubuh merasa anda sedang makan untuk 2 orang, alias anda dan ‘bayi anda’ dan anda mungkin mengalami ngidam, dan perubahan mood secara berlebihan layaknya orang yang sedang hamil dan banyak lagi. Jika anda merasa bisa mengontrol, pil adalah cara agar ASI cepat keluar.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*